Anggapan bahwa laki-laki sering menggampangkan masalah karena otaknya sangat sederhana ternyata tak sepenuhnya benar. Isi otak laki-laki tidak sesederhana seperti urusan seks dan perempuan saja.


Terdapat perbedaan mengenai otak laki-laki dan perempuan terutama dalam cara menggoda, cara seseorang melawan dan cara berkembang.


Seorang ahli neuropsikiatris Dr Louann Brizendine seperti dikutip dari TIME, Rabu (31/3/2010) menuturkan otak laki-laki tidak sesederhana yang orang pikirkan tapi begitu kompleks, yaitu:


1. Benarkah laki-laki hanya memiliki pikiran seks yang menggila?

Kemungkinan itu hanya lambang dari pengalaman perempuan saja daripada melihat yang sebenarnya terjadi di otak laki-laki.

Tentu saja seorang laki-laki mencari dan mencari tentang seks, tapi laki-laki juga memilih orang yang akan dijadikan pasangannya. Memang diperkirakan daerah otak laki-laki 2,5 kali lebih besar dalam hal pengejaran seks dibandingkan perempuan.


2. Bagaimana seks dan cinta bisa berhubungan?

Jalur seks melepaskan hormon dopamin dalam jumlah besar yang bisa memberikan kesenangan. Sistem ini biasanya dipicu selama seks dan orgasme yang kemudian kembali lagi ke otak, membuat seseorang ingin melakukannya lagi dan lagi sehingga menjadi pengalaman yang indah.

Pada beberapa poin tertentu, jalur cinta dan jalur seks saling berkaitan bersama. Sehingga gabungan jalur ini membantu seseorang mengidentifikasi orang tersebut sebagai “the one” yang mengungkapkan adanya hubungan antara cinta dan seks.


3. Ada satu gen yang dipelajari oleh peneliti dan kemungkinan memainkan peran dalam hal ketidaksetiaan.


Dalam hal ini dibicarakan gen reseptor vasopressin. Pada percobaan yang dilakukan dengan tikus, imuwan menemukan bahwa jika gen tersebut panjang maka membuat tikus menjadi monogami atau setia. Tikus montana yang memiliki versi reseptor gen vasopressin pendek disuntikkan gen yang panjang di bagian otak, dan didapatkan tikus tersebut menjadi monogami.


Sejauh ini penelitian pada manusia telah diidentifikasi, didapatkan sekitar 17 panjang gen reseptor vasopressin yang berbeda-beda. Beberapa studi menunjukkan laki-laki yang memiliki versi lebih panjang memungkinkan untuk menikah dan sang istri menuturkan bahwa mereka memang memiliki pernikahan serta belum ada tindakan ketidaksetiaan apapun. Sedangkan laki-laki yang memiliki gen lebih pendek, cenderung menjadi bujangan.


4. Perempuan dan laki-laki memiliki proses emosi yang berbeda.

Terdapat mirror-neuron system (MNS) yang memungkinkan seseorang melihat eskpresi wajah dan tahu apa yang dirasakan orang tersebut. Pada laki-laki biasanya mereka melakukan hal ini sangat cepat di MNS dan bergerak cepat untuk mengetahui apa yang terjadi. Kemudian mereka beralih ke sistem lain yang disebut temporal parietal junction system (TPJ), yaitu sistem yang mencari cara untuk memperbaiki masalah. Sedangkan perempuan melakukan hal yang lama pada MNS.

5. Apa yang terjadi ketika seorang laki-laki menjadi seorang ayah?

Hormon testosteron akan menurun dan hormon prolaktin akan meningkat di otak laki-laki, ini karena ia mencium hormon feromon dari istrinya yang hamil.

Pada saat bayi sudah lahir, maka ia mampu mendengar tangisan bayi dengan lebih baik, jadi sistem persepsi auditorinya berubah dan dorongan seksnya telah menurun seiring dengan berkurangnya hormon testosteron

sumber : http://fathur-net.blogspot.com/2010/08/isi-otak-laki-laki-lebih-dari-sekedar.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+fathur+%28fathur-net%29

,


http://www.tribunnews.com/foto/berita/2010/3/21/maharajas_restaurant1.jpg

Seperti tahun-tahun sebelumnya, PT Kereta Api (KA) kembali menyediakan kereta khusus bagi pemudik tajir atau berkocek tebal yang ingin pulang kampung tanpa berdesak-desakan, yaitu KA Wisata. Tarif kereta khusus yang dijadikan satu rangkaian dengan KA Eksekutif itu mencapai Rp 20 juta (1 gerbong) atau setara dengan 40 tempat duduk KA Argo Gede yang harga tiketnya sekitar Rp 500.000. Meski demikian, peminat KA Wisata ini tetap banyak.

Berdasarkan data PT KA Wisata, hingga Kamis (12/8/2010) sudah ada 12 pemesan. Executive Vice President (EVP) PT KA Wisata Sugeng Sugiharto, Kamis, mengatakan, sudah ada belasan pemesan untuk KA Wisata selama Ramadhan dan musim mudik Lebaran tahun ini. "Tepatnya sudah ada 12 pemesan. Namun, saat ini baru diajukan ke kantor pusat agar bisa disesuaikan dengan jadwal KA mudik Lebaran," ujarnya.
Sugeng tidak bersedia menjelaskan identitas penyewa KA itu dengan alasan tidak memegang datanya. KA Wisata itu terdiri atas tiga KA, yakni KA Toraja, KA Nusantara, dan KA Bali, yang bisa disewa dengan tarif khusus sesuai jarak. KA ini akan disambungkan dengan KA kelas Argo sesuai kapasitas tarik lokomotif.
Kereta Toraja yang bernomor seri S67802, misalnya, memiliki 22 tempat duduk eksklusif, 16 tempat duduk di meeting room, dan 6 tempat duduk di ruang khusus (kabin). KA ini dilengkapi minibar, kamar mandi, fasilitas audio-video, dan AC. Dinamakan KA Toraja karena desain interior serta ukiran dan lukisan di dinding kereta menggambarkan seni dan budaya Tana Toraja. "Dalam perjalanan penumpangnya bisa berkaraoke," kata Sugeng.

KA Nusantara memiliki desain interior dan segala aksesori yang menggambarkan seni dan keindahan dari berbagai pelosok Nusantara. Kereta ini memiliki tempat duduk eksklusif untuk 19 orang serta kamar tidur untuk 2 orang yang dilengkapi kaca rias, lampu tidur, dan wastafel. Untuk melihat pemandangan luar arah belakang secara leluasa tersedia balkon VIP. Lobi tengah yang ditata mewah dilengkapi audio-video, TV monitor, AC, dan kamar mandi. "Untuk tujuan Yogyakarta atau Solo tarifnya mulai Rp 17,5 juta, sedangkan ke Surabaya Rp 20 juta. Kalau dibagi 22 orang kan tidak sampai Rp 1 juta," kata Sugeng.

http://www.tribunnews.com/foto/berita/2010/3/21/Maharajas_Express_2.jpg

Dia berharap semua pemesan KA Wisata pada musim mudik kali ini bisa berangkat tanpa kendala. KA ini biasanya disewa oleh para pejabat, artis, dan pengusaha. Pada musim mudik Lebaran 2009, mantan Menkeu Fuad Bawazier menyewa KA ini untuk mudik ke Cilacap. Mayang Sari dan keluarga juga menyewanya untuk mudik ke Purwokerto.

Tiket Balik
Sementara itu, mulai Jumat (13/8/2010) ini, masyarakat bisa membeli tiket untuk arus balik KA ke Jakarta. Hari ini adalah pembelian untuk keberangkatan H+l Lebaran atau Minggu, 12 September. Seperti halnya pemesanan tiket mudik, tiket balik juga bisa dibeli dari seluruh stasiun online, kantor pos, agen perjalanan, contact center 121, dan juga ATM BII, BRI, dan Bank Mandiri pada 30 hari sebelum keberangkatan.

Kepala Humas PT KA Daop I Jakarta Mateta Rijalulhaq mengatakan, volume pemesanan tiket balik diperkirakan mulai meningkat. "Tarifnya tidak sampai batas atas, tidak seperti KA mudik," ujarnya. Harga tiket KA Argo Anggrek pagi H+1 hingga H+8 Lebaran Rp 440.000, tidak mencapai batas atas Rp 500.000. Harga tiket KA Argo Anggrek malam Rp 450.000, sedangkan tiket KA Argo Lawu, Argo Dwipangga, Argo Sindoro, dan Argo Muria sama-sama Rp 400.000; KA Gajayana Rp 420.000; KA Bima Rp 400.000; KA Sembrani Rp 380.000; dan Taksaka Rp 350.000.


sumber : http://unic77.blogspot.com/2010/08/ini-dia-kereta-api-mewah-bertarif-rp20.html 

,


http://markoek.com/images/Foto2_kue/Kolak%20Pisang.jpg


Quote:
Originally Posted by Anas bin Malik
“Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud)

Nabi Muhammad Saw berkata : “Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci.”
Nah. Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak mendapat kurma, beliau berbuka puasa dengan air. Samakah kurma dengan ‘yang manis-manis’? Tidak. Kurma, adalah karbohidrat kompleks (complex carbohydrate). Sebaliknya, gula yang terdapat dalam makanan atau minuman yang manis-manis yang biasa kita konsumsi sebagai makanan berbuka puasa, adalah karbohidrat sederhana (simple carbohydrate).

Darimana asalnya sebuah kebiasaan berbuka dengan yang manis? Tidak jelas. Malah berkembang jadi waham umum di masyarakat, seakan-akan berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang manis adalah ’sunnah Nabi’. Sebenarnya tidak demikian. Bahkan sebenarnya berbuka puasa dengan makanan manis-manis yang penuh dengan gula (karbohidrat sederhana) justru merusak kesehatan.


http://cdn.thingsasian.com/ta2006/2/9/9/2/29921_lcon.jpg



Dari dulu saya tergelitik tentang hal ini, bahwa berbuka puasa ‘disunnahkan’ minum atau makan yang manis-manis. Sependek ingatan saya, Rasulullah mencontohkan buka puasa dengan kurma atau air putih, bukan yang manis-manis.

Kurma, dalam kondisi asli, justru tidak terlalu manis. Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi sangat tinggi tapi berkalori rendah, sehingga tidak menggemukkan (data di sini dan di sini). Tapi kurma yang didatangkan ke Indonesia dalam kemasan-kemasan di bulan Ramadhan sudah berupa ‘manisan kurma’ (preserved with sugar), bukan lagi kurma segar. Manisan kurma ini justru ditambah kandungan gula yang berlipat-lipat kadarnya agar awet dalam perjalanan ekspornya. Jadi, kalau mau mengikuti sunnah Rasulullah, sebisa mungkin carilah kurma segar yang tanpa ditambahkan kandungan gulanya. Caranya? Nggak tau. Metik dari pohonnya, kali?

Kenapa berbuka puasa dengan yang manis justru merusak kesehatan?

Ketika berpuasa, kadar gula darah kita menurun. Kurma, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, adalah karbohidrat kompleks, bukan gula (karbohidrat sederhana). Karbohidrat kompleks, untuk menjadi glikogen, perlu diproses sehingga makan waktu. Sebaliknya, kalau makan yang manis-manis, kadar gula darah akan melonjak naik, langsung. Bum. Sangat tidak sehat. Kalau karbohidrat kompleks seperti kurma asli, naiknya pelan-pelan.

Mari kita bicara ‘indeks glikemik’ (glycemic index/GI) saja. Glycemic Index (GI) adalah laju perubahan makanan diubah menjadi gula dalam tubuh. Makin tinggi glikemik indeks dalam makanan, makin cepat makanan itu dirubah menjadi gula, dengan demikian tubuh makin cepat pula menghasilkan respons insulin.

Para praktisi fitness atau pengambil gaya hidup sehat, akan sangat menghindari makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi. Sebisa mungkin mereka akan makan makanan yang indeks glikemiknya rendah. Kenapa? Karena makin tinggi respons insulin tubuh, maka tubuh makin menimbun lemak. Penimbunan lemak tubuh adalah yang paling dihindari mereka.

Nah, kalau habis perut kosong seharian, lalu langsung dibanjiri dengan gula (makanan yang sangat-sangat tinggi indeks glikemiknya), sehingga respon insulin dalam tubuh langsung melonjak. Dengan demikian, tubuh akan sangat cepat merespon untuk menimbun lemak.

Saya pernah bertanya tentang hal ini kepada seorang sufi yang diberi Allah ‘ilm tentang urusan kesehatan jasad manusia. Kata Beliau, bila berbuka puasa, jangan makan apa-apa dulu. Minum air putih segelas, lalu sholat maghrib. Setelah shalat, makan nasi seperti biasa. Jangan pernah makan yang manis-manis, karena merusak badan dan bikin penyakit. Itu jawaban beliau. Kenapa bukan kurma? Sebab kemungkinan besar, kurma yang ada di Indonesia adalah ‘manisan kurma’, bukan kurma asli. Manisan kurma kandungan gulanya sudah jauh berlipat-lipat banyaknya.

Kenapa nasi? Lha, nasi adalah karbohidrat kompleks. Perlu waktu untuk diproses dalam tubuh, sehingga respon insulin dalam tubuh juga tidak melonjak. Karena respon insulin tidak tinggi, maka kecenderungan tubuh untuk menabung lemak juga rendah.

Inilah sebabnya, banyak sekali orang di bulan puasa yang justru lemaknya bertambah di daerah-daerah penimbunan lemak: perut, pinggang, bokong, paha, belakang lengan, pipi, dan sebagainya. Itu karena langsung membanjiri tubuh dengan insulin, melalui makan yang manis-manis, sehingga tubuh menimbun lemak, padahal otot sedang mengecil karena puasa.

Pantas saja kalau badan kita di bulan Ramadhan malah makin terlihat seperti ‘buah pir’, penuh lemak di daerah pinggang. Karena faham umum masyarakat yang mengira bahwa berbuka dengan yang manis-manis adalah ’sunnah’, maka puasa bukannya malah menyehatkan kita. Banyak orang di bulan puasa justru menjadi lemas, mengantuk, atau justru tambah gemuk karena kebanyakan gula. Karena salah memahami hadits di atas, maka efeknya ‘rajin puasa = rajin berbuka dengan gula.’




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4973884

, ,


Spoiler for gbr 1:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjb4zQiX-JjPLDqQS7E4zzocZ0pvzI6NPULWx9FEP5vxFbrjngYgtZzAz42pM2cJMz8cm4VL82HswhkIBUHui8RcjW7cUZwDqmmrhGP1s4M1ueADSKt6039KYr0ikvhceksOWrKpajt05s/s1600/mithplane.jpg

Spoiler for gbr 2:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnYmjD0bC5xZpaPLp0yP_LBfMppxSUhRxkql3QH9moOSczzGAN4ZwMiWfPTtOYpqBgIeNVG0i5OY9-Zl4IIFYKNV1gAbmEzXnhApmSAnySA0N_x-loHMUPlynG7z0rk0r_Puiviy85K88/s1600/mitdoublebubble.jpg


Quote:

Spoiler for berita:
Sebuah tim peneliti di MIT memperkenalkan inovasi teknologi terbaru mereka - sebuah pesawat yang menggunakan bahan bakar 70% lebih sedikit dari pesawat konvensional.

Tim MIT ini merupakan satu dari enam kelompok - dan satu-satunya tim yang dipimpin universitas - dari seluruh AS yang dipilih NASA untuk membantu meredesain pesawat untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, mengurangi emisi dan memungkinkan pesawat lepas landas dari landasan yang lebih pendek. Tim MIT berhasil memenuhi sasaran-sasaran yang ditetapkan NASA dengan pesawat D-series mereka, yang dinamakan "double bubble".


NASA menyebut proyek yang didanai pemerintah ini "N+3", menandakan bahwa pesawat ini ditujukan untuk merevolusi industri penerbangan dalam tiga generasi. MIT, Boeing, GE Aviation dan Northrop Grumman diberi tugas untuk meredesain pesawat komersial subsonik sementara tim dari Boeing dan Lockheed-Martin dipercaya untuk menciptakan pesawat komersial supersonik.

Sasaran NASA adalah mengurangi konsumsi bahan bakar dan mempertimbangkan bahwa dalam tiga dekade, lalu lintas udara akan meningkat 2X. Sekarang setelah desain ini disingkapkan, tim MIT menunggu kabar dalam beberapa bulan ke depan tentang desain mana yang akan menerima dana untuk melanjutkan program tahap kedua.


MIT merancang D-series sebagai pesawat yang bisa menampung 180 penumpang yang ditujukan untuk menggantikan pesawat penerbangan domestik Boeing 737. Kalau pesawat konvensional menggunakan desain tubuh pesawat tunggal, lain halnya dengan D-series, D-series ini menggunakan bentuk dua tabung parsial tubular yang ditempatkan berdampingan - dari sinilah julukan bubble berasal. Pesawat ini menggunakan sayap yang lebih panjang dan lebih tipis dan ekor yang lebih kecil dan penempatan mesin di bagian belakang pesawat bukan di bagian sayap sebagaimana pesawat pada umumnya.

Semua fitur ini yang memungkinkan penghematan dalam penggunaan bahan bakar. Tim MIT juga memperkenalkan pesawat H-series -gambarnya ada di bawah - sebuah pesawat tubuh sayap hibrida yang bisa menampung 350 penumpang dan bisa menggantikan pesawat Boeing 777 yang banyak digunakan untuk penerbangan internasional. NASA mengharapkan desain-desain dari program ini bisa lepas landas pada tahun 2035.


,